Apakah Obat Tradisional Tidak Memiliki Efek Samping?

Apakah obat tradisional memiliki efek samping?
Ilustrasi by Canva

Semalam, sebelum tidur aku ngubek-ngubek I-pusnas. Setelah scroll ke bawah dan nyari berbagai tema buku, akhirnya mataku tertuju pada sebuah buku yang berisi tentang tanaman yang berkhasiat sebagai obat.

Selain menjelaskan tentang tanaman, di buku tersebut juga memiliki resep pembuatan obat dan apa saja khasiatnya.

Sebagai orang asli jawa, terus terang aku masih mempercayai khasiat tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar. Pun karena dulu pernah mencoba beberapa resep tradisional. Jadi, aku gak mau underestimate terhadap obat-obatan tradisional dan mengagungkan obat dari hasil kimiawi.

Tapi, ada satu hal yang menarik perhatianku dan bikin bertanya-tanya. Apakah obat tradisional selalu aman? Dengan kata lain, tidak menimbulkan efek samping pada orang yang mengkonsumsinya?

Setelah mencari informasi dari berbagai sumber, inilah hasilnya ;

  • Dikutip dari Kompas.com ; Menurut Prof. Maksum Rudji, Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia, meskipun obat herbal, tetap berpotensi memiliki efek samping. Sebab, pada pada tumbuhan seperti akar, batang, daun, kulit, pun terdapat senyawa kimia. 
  • Jurnal Unpad Majalah Farmaseteka : Obat tradisional tetap memiliki efek samping. Meskipun, cenderung lebih sedikit dibandingkan obat modern. Akan tetapi, ketepatan dalam penggunaan obat herbal pun harus diperhatikan untuk meminimalisir efek samping yang akan ditimbulkan. Misal; Cara penggunaan, ketepatan waktu, dan juga dosis.
Apapun pengobatan pilihan teman-teman di rumah baik itu secara modern maupun tradisional, alangkah baiknya dipertimbangkan dengan saksama. Apa jenis penyakitnya, dan apakah bisa sembuh hanya dengan obat herbal yang didapat dari tanaman sekitar?

Karena sekali lagi, penyakit hanya akan sembuh dengan penanganan yang tepat. Dan jangan terlalu terobsesi dengan obat herbal terutama yang berseliweran di beranda sosial media. Jujur, terkadang miris melihatnya.

Banyak sekali yang membuat postingan dan banyak pula yang menshare bahwa suatu penyakit akan sembuh hanya dengan resep obat tersebut. Jika hanya sakit demam, masih bisa diterima. Tapi jika sudah sampai kanker otak, diabetes, kanker serviks, kista, dan lain sebagainya, bukankah sudah terlalu mengkhawatirkan? (*)

Post a comment

0 Comments