
"Putri sudah tidur, Hil. Sekarang kamu istirahatlah," kata Alex begitu dia selesai menaruh Putri di ranjangnya. Ditatapnya wanita itu sebelum mata mereka bertemu. Hilda masih sama seperti dulu. Masih cantik, mempesona. Bedanya hanya tubuhnya yang makin beri…

Tepat pukul satu siang Hilda sudah stand by di dekat hotel. Gadis yang mengenakan celana jeans dan t-shirt warna putih itu langsung menghubungi Alex dengan perasaan tak karuan. Sejak semalam dia membayangkan yang tidak-tidak, baru kali ini Hilda akan menghabiskan wak…

Hilda adalah pelayan hotel yang tak hanya cantik, tetapi juga cekatan. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, dia sudah diangkat menjadi pegawai tetap. Hilda selalu menjadi favorit para tamu yang menginap di Nusa Dua, salah satu hotel bintang lima di kota Makassar. N…

"Kenapa Mama harus pergi?" rengek Andi yang sejak tadi menangis saat Mayang bilang akan menemani kakek mereka ke Singapura untuk berobat. "Di Jakarta kan ada dokter, Ma." "Betul kata Andi, Ma. Kakek pasti sembuh kalau dibawa ke dokter." M…

"Saya yakin Bu Mayang pasti cocok dengan yang satu ini!" kata Bu Ajeng, petugas agency yang dulu membantunya menemukan Kani dan Puji. "Baru masuk agency kemarin, tapi saya yakin sesuai kriteria yang Ibu inginkan." "Sudah punya pengalaman?&quo…

Mayang menyiapkan sarapan suaminya dengan mata yang sembab. Semalaman dia menangis dan hanya berhenti setelah dia kelelahan lalu tertidur. Sebagai anak tunggal dari pengusaha batubara ternama, Mayangsari tak pernah kekurangan satu apa pun dalam hidupnya. Dia tak per…

"Belum hamil juga, May?" Mayang yang mendengar pertanyaan itu hanya tersenyum kecut. Pasalnya, setiap kali dia menghadiri reuni SMP sampai teman kampusnya dulu, teman-temannya selalu memberondongnya dengan pertanyaan yang sama. Belum hamil juga? Sudah nikah…