
"Bagaimana tidurmu, Dew? Aku harap kamu bisa tidur dengan nyenyak," ucap Kenanga yang sedang mengoleskan selai pada roti untuk sarapan ketika Dewi baru saja bergabung dengan mereka di meja makan untuk sarapan. Gadis itu langsung duduk tanpa rasa rikuh sediki…

Sagara menyunggingkan senyum lalu berdiri berhadapan dengan Dewi. Lelaki itu memandang gadis itu hingga membuat jantung Dewi berdegup kencang dan pipinya memerah karena malu sekaligus terbakar gairah. Apakah Pak Saga mulai tertarik padaku? Tanya gadis itu pada diriny…

"Kamu yakin akan meninggalkan Mama sendirian?" tanya Kenanga mengerucutkan bibirnya. Sebenarnya dia tak setuju saat Arga meminta sekolah di Amerika. Dia masih kecil, belum bisa mandiri dan membutuhkan kasih sayangnya. Tapi, Arga bersikeras dan Saga juga men…

Setelah mengelilingi rumah Saga, Dewi semakin ingin merealisasikan niatnya merebut Sagara dari tangan Kenanga, wanita yang dinilainya bodoh dan mudah untuk ditipu. Sekali lagi Dewi melihat ke sekeliling ruangan, memastikan bahwa tidak ada cctv di rumah itu. Dan yang …

"Ga, bisakah nanti berhenti di depan gedung?" tanya Kenanga ketika mereka berdua di dalam lift menuju tempat parkir. Sagara mendekap istrinya ke dalam pelukannya dan mencium keningnya. "Tentu saja. Ingin makan sesuatu?" "Ya. Aku kemarin aku…

"Apa aku sudah boleh keluar?" tanya Kenanga polos ketika suaminya memasuki ruangan ganti. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh Sagara. Saga mendengus pelan kemudian mendekati Kenanga yang duduk di sofa dan mengamatinya dengan wajah penih t…

"Pelan-pelan, Sayang," ucap Sagara mengulurkan tangannya begitu pintu mobilnya terbuka. Mereka telah sampai di sebuah gedung pencakar langit yang asing bagi Kenanga. Wanita itu turun perlahan sambil memegangi perutnya. Digenggamnya erat tangan Sagara dan m…

"Sudah puas?" tanya Sagara mencubit hidung istrinya begitu Berlian sudah keluar dari ruangan. Dengan perasaan senang, Kenanga tertawa dan memegangi tangan suaminya. "Salah sendiri! Jadi perempuan kok genit dan suka menggoda suami orang!" "Cem…

Sialan! Umpat Berlian dalam hati karena Kenanga mengatai dirinya wanita murahan. Dari segi fisik, Berlian tak kalah cantik. Ia modis dan juga perempuan mandiri. Apa sih yang dilihat Saga dari perempuan itu? Berlian menggerutu. Ingin rasanya dia memukul wajah Kenanga …

"Banyak sekali pohon mangganya, Pak Man?" Kenanga kaget waktu melihat kebun belakang rumah terdapat banyak pohon mangga, strawberry dan juga anggur. "Pak Saga memindahkan semua pohon ini kemari, Nyonya. Beliau memilih pohon terbaik karena Anda suka ma…

Kenanga baru saja selesai mengeringkan rambutnya ketika dia melihat Saga yang meringkuk di atas ranjang. Matanya terpejam dan terdengar suara dengkuran halus. "Sayang, kau sudah tidur? Sekarang kan baru jam delapan," ucap Kenanga sambil memoleskan krim mala…

"Pria mesum!" "Apa salahnya mesum dengan istri sendiri? Bukan lelaki namanya kalau tidak mesum." Haaaah. Kenanga membuang napas pelan dan masuk ke dalam mobil. Seluas apapun sebuah mobil, tetap saja ia merasa tidak nyaman. Ditambah lagi perutnya …