Book Review : Usaha Emping Jagung Bagi Ibu Rumah Tangga.


Ada yang suka atau bahkan memiliki hobi ngemil? Hayo ... angkat tangannya! Kalau kemarin-kemarin hobi sama yang namanya ngemil, apalagi kalau pas gak ada kerjaan atau lagi nonton film atau drakor pengennya makan terus sambil lihatin oppa-oppa ganteng, kenapa gak beralih menjadi pengusaha camilan saja?


Jadi pengusaha? Ah repot! Capek! Modal juga harus banyak! Gak bakat jadi pengusaha.


Eitss, tunggu dulu! Emang ada di dunia hal yang gak repot, bikin capek, dan gak perlu ngeluarin duit? Kalau dipikir-pikir, pasti gak ada, kan?! Main sosial media saja butuh yang namanya kuota. Belum lagi camilannya. Nah, balik lagi kan ke camilan.

Usaha Rumahan Yang Patut Diperhitungkan Kaum Wanita.

Setelah membaca buku Peluang Usaha Industri Emping Jagung yang ditulis oleh Dr. Bambang Hariyanto terbitan penerbit Indocamp, rasanya tuh gak tahan banget kalau tidak menuliskan reviewnya. Selain karena buku ini bagus, tata bahasa yang mudah dimengerti, serta halaman yang tidak banyak alias hanya 30 halaman, juga karena menurutku buku ini sangat cocok untuk dibaca kemudian menjadi bahan bertimbangan bagi kaum ibu maupun milenial.

Ketika baru membaca halaman pertama, aku manggut-manggut dan berpikir "Bener juga, ya. Selama ini yang ada di pasaran kan paling banyak emping melinjo. Selain harganya yang tergolong mahal, apalagi kalau mau lebaran, juga memiliki efek samping ketika mengkonsumsinya secara berlebihan. Kenapa tidak beralih ke emping jagung? Memang, emping jagung tidak begitu populer dan masih sedikit pengusaha yang memproduksinya, tapi bukankah produksi jagung di negara kita cukup banyak? Selain itu camilan emping jagung adalah camilan yang sehat."

Jagung Lebih Mudah Didapat Dan Harganya Lebih Murah.

Sebagai seorang yang terlahir di keluarga petani dan besar di lingkungan pertanian, selama ini mengetahui bahwa jagung memiliki harga murah di pasaran dan juga mudah didapat. Karena harganya yang murah itulah tak jarang para petani mengalami kerugian.

Tak hanya harga jual yang anjlok yang membuat mereka merugi, seringnya serangan hama tikus, babi hutan, dan monyet yang menyerbu lahan pertanian tak bisa dielakkan. Oleh sebab itulah dengan adanya warga khususnya wanita diharapkan bisa mengembangkan usaha emping jagung agar bisa membantu para petani guna meningkatkan kesejahteraan mereka.

Buku Peluang Usaha Emping Jagung ini memang tidak dikhususkan bagi perempuan. Namun, setelah membacanya dan mendalami setiap kalimat yang tertulis, buku ini sangat cocok bagi ibu rumah tangga yang ingin mendalami usaha emping jagung namun tak memiliki banyak modal.

Cara Membuat Emping Jagung.


Tak hanya dilengkapi tentang pengetahuan perihal jagung, pangsa pasar, dan juga alat-alat yang digunakan untuk membuat emping jagung. Di buku ini pun dilengkapi step by step cara pembuatan emping jagung. Secara singkatnya adalah sebagai berikut :
Bisnis ibu rumah tangga dengan modal minim

  1. Pertama adalah pengadaan jagung yang bisa didapat dari petani langsung atau pengepul.
  2. Pemilihan jagung. Proses ini sangat penting karena akan menentukan emping jagung yang dihasilkan. Pilihlah yang benar-benar matang/kering.
  3. Selanjutnya adalah perebusan menggunakan air kapur. Perbandingannya adalah 1 kg jagung : 2 liter air : 1sdm kapur. Lama perebusan adalah 1,5 jam.
  4. Setelah jagung selesai direbus kemudian direndam selama 24 jam sebelum dilakukan pembersihan.
  5. Cuci bersih jagung setelah direndam.
  6. Kukus jagung selama 1,5 jam/sampai jagung empuk bila dipijit.
  7. Giling jagung yang telah dikukus.
  8. Setelah digiling kemudian jagung yang telah pipih ditata diatas penjemuran dan dijemur di bawah sinar matahari 3-4 jam.
  9. Tahap selanjutnya adalah melakukan penyortiran. Yaitu dengan cara diayak. Tujuannya adalah untuk memisahkan jagung yang masih utuh dan tidak atau bahkan kotoran selama proses penggilingan.
  10. Setelah melalui tahap sortir, jagung kemudian diberi bumbu (sesuai rasa yang akan diproduksi).
  11. Berikutnya adalah penjemuran. Proses penjemuran ini dilakukan denganntujuan agar bumbu meresap ke dalam jagung.
  12. Proses selanjutnya yang tak kalah penting adalah penggorengan. Gorenglah pipihan emping jagung menggunakan minyak dengan kualitas yang baik agar kualitas emping jagung kita mendapat kesan yang baik di mata konsumen.
  13. Hal terakhir yang perlu dilakukan ada packaging. Setelah emping digoreng dan cukup dingin, kemaslah dengan cantik agar menarik di pasaran.


Demikian sedikit ulasan buku dari Dr. Bambang Hariyanto dengan judul Peluang Usaha Industri Emping Jagung. Semoga bermanfaat bagi ibu-ibu yang sedang mencari inspirasi usaha. Jika ingin membaca bukunya lebih lanjut silakan beli di toko-toko online atau retail terdekat. Atau bisa juga dibaca di aplikasi Android I-pusnas. Thanks for reading, keep healthy, happy, and beauty. See you next time. (*)

2 Comments

  1. belum pernah nyobain emping jagung, kayaknya boleh nih dicoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih enak dibanding emping melinjo menurutku mbak. Paling suka yg bumbu pedas

      Delete