Cara Agar Jalan Kaki Tak Lagi Membosankan.

Budaya jalan kaki


-Cara agar jalan kaki tak lagi membosankan- Hayo, emak-emak yang malas jalan kaki angkat tangannya?! Yang ke warung sebelah beli gula sama garam tapi naik motor angkat kakinya?! Eh, angkat tangan maksudnya.



Jalan kaki memang sudah tidak membudaya lagi ya di Indonesia. Terutama, di kota-kota besar. Tapi, sebagai perempuan milenial yang melek akan pentingnya kesehatan, mari kita bangkitkan kembali budaya jalan kaki. Selain bisa hemat uang belanja, juga bikin sehat.

Kalau jaman aku kecil dulu nih, ketika SD dan waktunya pelajaran olahraga, biasanya guru menyuruh untuk keliling desa. Waktu berangkat sekolah juga jalan kaki. Tapi sekarang? Sudah jarang banget ditemui anak-anak SD yang berjalan kaki. Rata-rata diantar jemput menggunakan kendaraan bermotor oleh orangtuanya.

Padahal, jalan kaki memberikan banyak manfaat untuk anak-anak. Misalnya; Melatih kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar, mengajari sopan santun, berhitung, bahasa dan masih banyak lagi.

Namun, sebelum mengajarkan anak-anak untuk membudayakan jalan kaki, tentu orangtuanya harus melakukan dulu dong ya. Berikut tips agar emak-emak tak malas lagi berjalan kaki :

1. Tanamkan dalam pikiran bahwa jalan kaki adalah bagian dari olahraga dan menyehatkan.


Beberapa waktu lalu saat sedang cuti untuk pulang kampung, aku sengaja berjalan kaki jika hanya masih seputaran kampung. Ke warung, ke toko, mengunjungi teman. Untuk jaraknya sendiri sekitar 500 km - 1 KM.

Banyak sekali tetangga-tetangga yang bertanya," Kok jalan kaki, Mbak? Kan jauh."

Padahal, jaman dulu jalan kaki adalah wajar. Tapi, sekarang di kampung jalan kaki sudah menjadi hal yang langka.

"Jalan kaki biar sehat, Pak. Kan olahraga," jawabanku singkat jika ditanya orang-orang. Ya, lima tahun bekerja di Singapura memang membuatku menjadikan jalan kaki sebagai aktifitas sehari-sehari. Mulai dari mengajak jalan anjing peliharaan, olahraga, ke pasar, juga saat pergi belibur ketika hari minggu.

Jalan kaki tak hanya membuat jantung lebih sehat, tapi juga membuat pikiran lebih fresh!

2. Bisa hunting foto.

Bagian dari jalan kaki yang menurutku paling menarik adalah bisa hunting foto. Kayaknya asik mengambil foto dengan kamera HP apapun yang ditemui di jalan. Selain menjadi sumber inspirasi ketika menulis, juga untuk mengisi feed media sosial. (Teteup ya gak bisa jauh-jauh dari medsos).

3. Menghilangkan kejenuhan.


Menurutku, jalan kaki adalah cara yang cukup ampuh untuk menghilangkan kejenuhan. Jika tak dapat melakukannya setiap pagi, lakukanlah seminggu sekali ketika libur bekerja dan cobalah untuk tidak membuat alasan banyak pekerjaan rumah, malas, capek dan lain sebagainya.

Bertemu banyak orang sesama pejalan kaki, mendengar suara burung berkicau atau hanya terkena angin sepoi-sepoi sambil melihat pemandangan sekitar, bisa mengobati kepenatan. Gak percaya? Cobalah rutinkan selam sebulan. Maka kualitas tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang dan tidur pun lebih nyenyak.

Teman cantiks berapa kali berjalan kaki dalam seminggu? Sharing di kolom komentar ya .... (*)

Post a comment

0 Comments