2 Kemampuan Dasar yang Harus Dimiliki Penulis Pemula.


-2 Kemampuan Dasar yang Harus Dimiliki Penulis Pemula- Seperti judulnya, kali ini kita akan sedikit membahas apa saja yang harus dimiliki oleh penulis pemula/yang ingin terjun ke dalam dunia tulis menulis. Langsung saja dimulai dari yang pertama yaitu :

1.Melek Teknologi dan Informasi.

Kemampuan dasar pertama yang harus dimiliki seorang penulis pemula yang pertama adalah melek teknologi.

Cara menjadi penulis


Kemampuan yang dimaksud di sini bukanlah kemampuan bagaimana cara menciptakan mesin waktu, pesawat antariksa, atau bahkan mesin pendeteksi virus Covid-19 yang paling akurat dan efisien. Tetapi, lebih kepada 'kira-kira, aplikasi apa saja sih yang akan dibutuhkan dan akan menunjang keberlangsungan kegiatan kita dalam menjadi seorang penulis'.

Misalnya, aplikasi apa saja yang bisa menunjang kita kita dalam membuat cover. Website mana saja yang menyediakan gambar-gambar gratis (bebas pakai tanpa harus membayar royalti). Kemudian, dari mana informasi ini kita dapatkan? Jawabannya sangat mudah sekali yaitu google.

2. Literasi.

Kemampuan dasar yang yang harus dimiliki Penulis pemula selanjutnya adalah literasi.

Literasi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah:

  1. kemampuan menulis dan membaca
  2. n pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu: -- komputer
  3. n kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup

Berdasarkan apa yang dijabarkan oleh KBBI, literasi bukan hanya soal membaca. Namun lebih kepada memahami maksud dari apa yang kita baca.

Sejauh ini, dunia membaca di Indonesia semakin berkembang pesat sejak menjamurnya platform menulis. Emak-emak yang tadinya tidak suka membaca, tapi karena dijejali iklan Facebook, disuguhi status-status grup WA dan juga FB, jadilah memiliki hobi baca novel.

Kemampuan yang harus dimiliki penulis


Karena hal ini lah penulis diharapkan memiliki daya literasi yang tinggi. Minimal, harus lebih tinggi dari pembaca agar bisa menyajikan novel-novel yang berkualitas (tak hanya menghibur tetapi juga informatif).

Bagaimana cara meningkatkan literasi? Padahal, kemampuan otak setiap individu berbeda daya tangkapnya. Jawabannya sangat sederhana. Membaca. Ya, penulis yang baik adalah pembaca yang baik pula. Karena ketika seorang penulis rajin membaca, maka tulisan yang dihasilkan tak hanya roman biasa yang mengusung percintaan. Akan tetapi, di dalamnya terdapat informasi baik itu dari masa lalu atau pun masa sekarang.

Pepatah lama mengatakan, otak manusia seperti pisau dapur. Makin sering dipakai, semakin sering diasah, maka akan semakin tajam. (*)




0 Comments