2 Peluang Usaha Rumahan Tanpa Modal

Usaha rumahan tanpa modal
Image : Visme

Hai teman cantik ... apa kabar kalian? Semoga sehat selalu di manapun kalian berada dan tetap bahagia. Kali ini aku bakalan menulis hasil pengamatanku tentang 2 peluang usaha rumahan tanpa modal yang bersumber dari pantauan sosial media, teman-teman SMA maupun tetangga.

1. Dropship.

Banyak sekali teman-temanku (perempuan) yang memulai berbisnis menggunakan sistem dropshipper. Hanya modal internet, posting-posting foto barang dagangan yang didapat dari suplier, dan pembeli yang berminat akan menghubungi kita. Dan sistem dropship atau reseller ini tidak hanya berlaku untuk barang-barang seperti baju, tas, sepatu dll. Akan tetapi juga untuk makanan.

Aku punya teman satu kelas saat di SMK dulu yang kini sudah memiliki bisnis toko roti sendiri. Secara kasat mata memang tokonya itu belum mewah seperti toko roti lainnya, tetapi pesanannya tak pernah sepi karena temanku ini bersama istrinya menggunakan sistem dropshipper dan resellernya sendiri tersebar di beberapa daerah di kota Pati.

Peluang usaha rumahan
Image: Saka Bakery

2. Menjadi seorang penulis.

Oke. Aku tahu ini adalah usaha rumahan yang klasik. Tapi seriusan ini bisa mendatangkan income. Memang dalam menjadi penulis baik itu menulis di blog, buku, atau mengirimkan tulisan ke media-media membutuhkan proses dan kerja keras. Namun, bukankah tak ada sesuatu hal yang instant? Bikin mi instant saja tetap harus berproses. Kita harus merebusnya terlebih dahulu, kalau mau tambah enak tambahkan telur, sayuran, dan cabai. Iya, kan?

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadi, penulis atau blogger ini tak hanya melulu menulis tetapi mereka juga membuka kelas online yang mana dikenakan biaya jika ingin mengikuti kelas.

Seperti Bungit atau Gita FU, misalnya. Selain menulis untuk dikirimkan ke media, ibu 3 anak ini juga mengadakan kelas menulis cerpen. Ada juga bunda Naqiyyah dengan kelas menulis tentang blogging.

Di era digital seperti sekarang ini kita sebagai perempuan memang harus pandai-pandai memanfaatkan peluang yang ada. Memang tidak akan mudah seperti membalikkan telapak tangan, tapi percayalah bahwa setiap kerja keras yang kita lakukan Tuhan telah menyiapkan imbalan yang pantas untuk kita terima. (*)

0 Comments